MASYA ALLAH ! UNIK ! Peroleh 212 Suara, Anies-Sandi Unggul di TPS Djarot

Subhanallah... Angka "212" Muncul Lagi Untuk Kemenangan Anies-Sandi di TPS Djarot


IMG-20170419-WA0057-640x854


Perhitungan suara di TPS tempat Djarot Saiful Hidayat mencoblos telah selesai digelar. Hasilnya, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno unggul dengan perolehan 212 suara. 

Djarot mencoblos di TPS 08 Kuningan Timur, Jakarta Selatan. Perhitungan suara dimulai Rabu (19/4/2017) sekitar pukul 13.00 WIB dan berakhir pukul 14.15 WIB. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, total keseluruhan surat suara ada 320 surat suara, 1 di antaranya dinyatakan rusak dan hanya 319 surat suara yang sah. 

Pasangan Anies-Sandi memperoleh 212 suara sedangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot memperoleh 107 suara. 

Sejumlah warga yang menyaksikan perhitungan suara mengucapkan Hamdallah. "Subhanallah, Alhamdulillah," tutur salah seorang warga. 


(rna/erd)



8f983c56-45ce-4235-b413-39aee8faa4c9_169


seperti aksi 212 : 

Aksi 2 Desember atau yang disebut juga Aksi 212 dan Aksi Bela Islam III terjadi pada 2 Desember 2016 di Jakarta, Indonesia di mana sedikitnya ribuan massa kembali menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Aksi ini juga dikenal dengan sebutan Aksi Damai 2 Desember.[1] Aksi tersebut merupakan peristiwa penuntutan kedua terhadap Ahok pada tahun 2016 setelah unjuk rasa sebelumnya terjadi pada 4 November. Pada awalnya, aksi tersebut rencana diadakan pada 25 November, namun kemudian disepakati diadakan pada tanggal 2 Desember 2016.[2]







Aksi ini dilaksanakan di halaman Monumen Nasional, Jakarta. Jumlah peserta hadir berkisar antara 200 ribu (klaim polisi[3][4][5]) hingga jutaan (klaim penyelenggara[6][7]). Dari bukti - bukti video yang tersebar di berbagai sosial media dan situs berbagi video melalui tangkapan kamera drone, dapat terlihat bahwa jumlah massa meluas hingga mamadati area Bundaran Hotel Indonesia (HI).[butuh rujukan]


Dalam aksi ini, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan adalah berdoa dan melakukan salat Jumat bersama. Presiden Joko Widodo hadir dalam acara ini dan disambut hangat oleh para peserta aksi.[8][9]


 aksi-damai-212-demonstran-jaga-rumput-monas-tetap-hijau-bikin-takjub-SoJOgdG5aJ

161202134122-802

foto-udara-menunjukan-massa-aksi-damai-212-memenuhi-kawasan-silang-mona_20161202_225719

Total-Aksi-212

Aksi 2 Desember atau yang disebut juga Aksi 212 dan Aksi Bela Islam III terjadi pada 2 Desember 2016 di Jakarta, Indonesia di mana sedikitnya ribuan massa kembali menuntut Gubernur DKI Jakarta nonaktif, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama. Aksi ini juga dikenal dengan sebutan Aksi Damai 2 Desember.[1] Aksi tersebut merupakan peristiwa penuntutan kedua terhadap Ahok pada tahun 2016 setelah unjuk rasa sebelumnya terjadi pada 4 November. Pada awalnya, aksi tersebut rencana diadakan pada 25 November, namun kemudian disepakati diadakan pada tanggal 2 Desember 2016.[2]







Aksi ini dilaksanakan di halaman Monumen Nasional, Jakarta. Jumlah peserta hadir berkisar antara 200 ribu (klaim polisi[3][4][5]) hingga jutaan (klaim penyelenggara[6][7]). Dari bukti - bukti video yang tersebar di berbagai sosial media dan situs berbagi video melalui tangkapan kamera drone, dapat terlihat bahwa jumlah massa meluas hingga mamadati area Bundaran Hotel Indonesia (HI).[butuh rujukan]


Dalam aksi ini, sejumlah kegiatan yang dilaksanakan adalah berdoa dan melakukan salat Jumat bersama. Presiden Joko Widodo hadir dalam acara ini dan disambut hangat oleh para peserta aksi.[8][9]


aksi-damai-212-demonstran-jaga-rumput-monas-tetap-hijau-bikin-takjub-SoJOgdG5aJ

161202134122-802

foto-udara-menunjukan-massa-aksi-damai-212-memenuhi-kawasan-silang-mona_20161202_225719

Total-Aksi-212