Terasa sedih hati kita ketika membaca perlakuan yang di hadapi oleh
sodara mualaf kita dari Manado bernama Ronald Rambey. Mendapat hidayah
Allah dan berpindah agama menjadi pemeluk islam Ronald mendapat
perlakuan zholim dari keluarga dan masyarakat tempat dia tinggal. Begitu
berat ujian yang dia hadapi menjadi hamba Allah.
Setelah memeluk islam rumahnya di hancurkan dan di rampas. Tidak hanya
rumah yang di hancurkan dan di rampas tetapi juga semua buku-buku dan Al
Qur’an miliknya pun ludes di bakar oleh musuh-musuh Allah.Bahkan kini
pekerjaannyapun terancam hilang sebagai PNS.
Berikut penuturran lengkapnya:
” Assalamualaikum Wr. Wb…
Saya adalah seorang Muallaf
asal Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara yang saat ini ditekan
habis-habisan oleh para pelaku kejahatan yang memaksakan saya untuk
kembali ke agamaku semula. Mereka menghancurkan rumah kediamanku dan
menjarah semua barang-barangku dan selain itu juga mereka membakar
berbagai Kitab Suci Al-Qur’an dan sampai saat ini pihak hukum tidak
pernah memproses masalah saya.
Justru para pelaku
kejahatan mereka melapor balik kepada saya dengan alasan telah
mencemarkan nama baik mereka di media sosial…. Saya adalah seorang PNS
yang bekerja di Kantor Gubernur tepatnya di Biro Infrastruktur Barang
dan Jasa justru Uang Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) saya sudah 4 bulan
mereka tidak membayar bahkan mereka mengatakan kinerja saya buruk ketika
saya masuk Islam sedangkan saya adalah seorang PNS yang rajin masuk
apel dan selalu ikut apel pagi.
Mereka menzolimi saya
hingga kami sekeluarga mengalami kesulitan keuangan apalagi kami punya
bayi kecil. Saya adalah seorang pendakwah yang mengislamisasikan orang
621 orang dan mereka berusaha untuk menyingkirkan saya di lingkungan
pekerjaan saya bahkan mereka berusaha untuk memecat saya serta menekan
habis-habisan serta membunuh karakter saya. Semua bukti-bukti lengkap
ada sama saya dan saudara-saudaraku boleh membuka di you tube ronald
lambey masalah penjarahan, penghancuran rumah dan pembakan kitab suci
Al-Qur’an….
Saya meminta keadilan dan
ingin bertanya kepada saudara-saudaraku seiman mengenai masalah saya ini
yang saat ini kami sekeluarga ditekan habis-habisan tanpa mengenal
ampun…. Saat ini kami hanya tingga sementara di rumah orang karena rumah
saya telah dihancurkan.
Semoga lewat komentar saya
ini mendapatkan jalan keluar dan hukum di negara ini ditegakkan…. Semoga
Allah Swt menjaga serta melindungi kita sekalian….. Amin.”

Sumber: Ronald Lambey
